Work With Passion
Kita banyak mendengar bahwa kunci sukses adalah bekerja dengan passion kita, namun apa sih itu? Passion adalah kecintaan kita kepada suatu hal atau suatu bidang, dimana untuk bidang yang satu itu kita bisa mengerjakannya sampai lupa waktu, tidak hitung-hitungan, dan secara tidak sadar, kita bisa dengan cepat menguasainya. Bahkan jika terjadi masalah pada bidang tersebut, malah membuat kita penasaran untuk mencari solusinya.
Tuhan menciptakan kita dengan passion dan berbeda – beda antara satu dengan yang lain, ada yang berpassion sebagai pemusik, pelukis, berkebun, montir, penari, pengajar, eksak, keuangan, dsb. Passion tersebut tidak bisa dipaksakan, karena memang murni pemberian dari Tuhan.
Passion dan leisure berbeda:
Saya pernah bertanya, apa kecintaanmu? Ada yang jawab, main game, ada yang jawab ngenet, ada yang menjawab jalan-jalan, tidur siang, dll. Itu semua bukan passion, tapi leisure, sedangkan passion adalah kesenangan, kecintaan, dan kebahagian terhadap suatu aktivitas yang dapat menghasilkan income.
Leisure bisa menjadi passion kalau org tersebut berfikir bagaimana dengan leisurenya yang dikerjakan secara profesional bisa menghasilkan income.
Contoh: ada orang dengan leisure anjing, dia punya anjing kesanyangan, dia sangat sayang dengan anjing tersebut, dia tahu segala detail mengenai anjing tersebut, dia tahu bagaimana melatih anjing, dia tau kapan anjing itu lagi bt, lagi senang, lagi sedih, atau lagi sakit, pokoknya segala mengenai anjing dia mengetahuinya dan senang mempelajarinya. Leisure anjing ini akan berubah menjadi passion ketika orang tersebut mulai berfikir bagaimana supaya kecintaannya terhadap anjing bisa menghasilkan income, misalkan dengan menjadi traineer anjing atau peternak anjing, mulai menjalani, dan akhirnya mulai menghasilkan income. Itulah yang dinamakan passion.
Namun yang menjadi keprihatinan saat ini adalah banyak anak muda sampai dewasa dan bahkan orang tua yang tidak mengetahui passionnya, sehingga bekerja di bidang yang menurut kebanyakan orang bidang tersebut bisa membuat sukses, sehingga hanya terjebak pada rutinitas sehari-hari dan mengerjakan apa yang diminta untuk dikerjakan saja, atau bagi anak yang baru lulus SMU dan hendak melanjutkan kuliah, karena tidak tahu apa itu passionnya, maka dia memilih fakultas yang menurut kebanyakan orang bisa membuatnya sukses, sehingga ketika lulus kuliah dia kembali mencari kerja yang menurut kebanyakan orang bahwa pekerjaan tersebut bisa membuatnya sukses, tidak ada kecintaan dalam setiap hal tersebut. Dan akhirnya seperti kita ketahui bersama bahwa kesuksesan akan sulit untuk diraih.
Pada artikel berikutnya, saya akan share bagaimana cara menemukan passion kita. Terima kasih, dan semoga kesuksesan, kesehatan dan kebahagiaan senantiasa menyertai kita.
Salam sukses dan sehat selalu,
Team UntungDiCover.com