Bedah Minimal Invasif

UntungDiCover[dot]com – Sahabat – sahabat UntungDiCover[dot]com, apa kabarnya? Doa dan harapan kami sahabat – sahabat semua selalu dalam keadaan sehat dan sukses.

Pada artikel kali ini kami akan mengulas mengenai Bedah Minimal Invasif, sebenarnya apa itu bedah minimal invasif, apa saja tindakan yang dilakukan bedah minimal invasif, dan apa saja keuntungan bedah minimal invasif. Akan kami ulas pada artikel dibawah ini.


Bedah konvensional atau operasi terbuka adalah tindakan operasi yang menggunkan sayatan besar untuk menjangkau bagian tubuh yang perlu di operasi.

Bedah Minimal Invasif merupakan salah satu alternatif dari bedah konvensional. Tindakan bedah minimal invasif disebut juga dengan bedah laparoskopi. Dalam tindakan bedah minimal invasif, dibuat sayatan yang sangat kecil untuk memasukan alat-alat bedah khusus. Sebuah kamera video dan sumber cahaya yang disebut laproskop digunakan untuk melihat bagian yang perlu dioperasi melalu layar monitor. Seluruh operasi dilakukan dengan instrument kecil yang dilewatkan melalui tabung kecil ( Trokar ) yang dipasang pada sayatan tersebut sebagai akses instrument.

https://ireztia.com/2018/03/10/operasi-laparoskopi/

Jenis Tindakan Minimal Invasifenis

  1. Laparoscopic Cholecystectomy : Pengangkatan kandung empedu dengan cara bedah laparoskopi.
  2. Laparoscopic Appendectomy     : Pengangkatan usus buntu dengan cara laparoskopi.
  3. Laparoscopic Adhesiolysis          : Melepaskan perlekatan usus dengan cara bedah laparoskopi.
  4. Laparoscopic Diagnostic              : Diagnosa penyakit dengan cara laparoskopi yang berada di rongga perut.

Keuntungan Bedah Minimal Invasif

Pasca tindakan bedah minimal invasif, spesialis hanya membutuhkan lubang-lubang kecil untuk melakukan tindakan operasi dan sebagai hasilnya luka operasi yang ditimbulkan kecil ( berkisar 0,5 – 1 cm ). Dengan luka operasi kecil maka pasien akan merasakan nyeri pasca bedah yang minimal dan penyembuhan luka yang relatif lebih cepat.

Laparoscopic Cholecystectomy : Untuk pengangkatan kantung empedu dan batu empedu

Spesialis bedah akan menggunakan instrument-instrument lainnya untuk memotong dan mengangkat kantung empedu. Kantung empedu akan dikeluarkan melalui sayatan kecil tersebut. Hasilnya pasien akan merasakan sakit yang minimal setelah operasi dan waktu pemulihan serta waktu perawatan dirumah sakit.

Laparoscopic Appendictomy : Untuk pengangkatan usus buntu

Usus buntu di potong dan diikat dengan instrumen khusus dan dikeluarkan melalui sayatan kecil sehingga akan meminimalisir nyeri. Dari sisi kosmetik jauh lebih baik karena luka operasi yang kecil mengakibatkan parut bekas operasi  hampir tak terlihat.


Oleh : dr. Ronald Nurjas, Sp.B FINACS – Dokter Spesialis Bedah Umum Rumah Sakit Medika BSD Tangerang.

Salam Sehat dan Sukses Selalu
Team UntungDiCover[dot]com

*Artikel ini disadur dan ditulis ulang dari AIAF – Thirty second edition of ” BEDAH MINIMAL INVASIF”