Doa Pengabul Impian
Hai sahabat yang beruntung dimanapun anda berada, tahukah anda bahwa manusia memang benar diciptakan menjadi makhluk paling mulia di muka Bumi, bahkan ada citra Allah dalam diri setiap manusia.
Salah satu citra Allah dalam diri manusia adalah manusia sebagai pencipta dan penentu hidupnya. Sudah banyak bukti yang dapat kita lihat bahwa manusia sebagai pencipta dari jaman dahulu sampai dengan saat ini, seperti peninggalan bersejarah (piramida, spinx, candi, dsb) sampai dengan penemuan-penemuan pada masa sekarang (gedung pencakar langit, pesawat terbang, smart phone, internet, dsb), semua ini merupakan ciptaan atau hasil karya manusia sebagai makhluk termulia di muka bumi ini.
Salah satu anggota tubuh dari manusia yang paling hebat adalah otak manusia, otak manusia mengendalikan seluruh aktivitas dalam tubuh manusia itu sendiri. Dalam manusia terbagi menjadi 2 bagian yaitu “Pikiran Sadar” dan “Pikiran Bawah Sadar”. Pikiran Sadar mengendalikan 12% dari seluruh aktivitas manusia itu sendiri, sedangkan Pikian Bawah Sadar mengendalikan 88% dari seluruh aktivitas manusia itu sendiri.
Sebagai contoh peran dari Pikiran Sadar dan Pikiran Bawah Sadar adalah sebagai berikut, misalkan disuatu hari libur yang cerah kita ingin makan bersama keluarga di luar, di restaurant yang sudah kita rencanakan 1 minggu sebelumnya, sesaat sebelum kita berangkat tiba-tiba kita mendengar suara guntur (halilintar) dalam sekejap dalam diri kita terjadi percakapan antar 2 pribadi: “waduh kayaknya mau hujan besar nih”. “wah kalau hujan gini susah juga jalan bareng anak-anak ya?”, “Apa anak-anak ditinggal saja dirumah ya? atau makan keluarnya kita undur minggu depan ya”. “ Tapi nanti kalau istri dan anak-anakku sedih karena acara yang sudah mereka idam-idamkan batal gimana ya?” dialog ini terus terjadi sampai akhirnya ada pribadi dalam diri kita yang sudah membuat keputusan apakah kita tetap berangkat atau di rumah saja.
Contoh lainnya adalah misalkan kita ditengah ujian atau tes dari sekolah, kuliah atau tempat kerja kita, tiba tiba kita mendapatkan pertanyaan yang sangat sulit dan membuat kita kesulitan untuk menjawabnya, maka dalam sekejap terjadi percakapan dari 2 pribadi dalam diri kita “waduh pertanyaan ini kok susah banget ya…”. “Menyesal aku karena semalam tidak belajar di bab ini, ternyata keluar saat ujian, duh bagaimana ya jawabnya?” “Apa aku jawab asal saja ya?” “Tapi aku tidak boleh gagal dalam ujian ini.” “Apa aku menyontek teman sebelahku saja ya?” “Tapi kalau ketahuan nyontek gimana…? aduh gawat ini” begitu seterusnya dialog antara 2 pribadi ini terjadi sampai akhirnya ada 1 pribadi yang membuat keputusan, apakah akan menjawab asal, atau menyontek saja.
Dari kedua contoh kasus diatas, maka pribadi dalam diri kita yang terakhir membuat keputusan itulah bisa kita sebut sebagai “Pikiran Bawah Sadar”. Contoh 2 kasus diatas pasti sering kita alami dalam hidup kita, percakapan antara “Pikiran Sadar” dan “Pikiran Bawah Sadar” saat terjadi percakapan antara 2 pribadi dalam diri kita ini pasti akan selalu dimenangkan oleh “Pikiran Bawah Sadar” karena memang 88% kehidupan kita dikendalikan oleh “Pikiran Bawah Sadar”.
Lalu pertanyaan berikutnya adalah: terus apa hubungannya antara Doa Pengabul Impian dengan “Pikiran Sadar” dan “Pikiran Bawah Sadar”? Kenapa judul content ini adalah Doa Pengabul Impian, tapi kok kita membahasnya “Pikiran Sadar” dan “Pikiran Bawah Sadar”, nah inilah poinnya sahabatku yang beruntung, inilah hebatnya Tuhan menciptakan kita dengan “Pikiran Sadar” dan “Pikiran Bawah Sadar”, jadi ternyata melalui banyak penelitian, “Pikiran Bawah Sadar” kita ternyata tak hanya menggerakkan 88% aktivitas tubuh kita, bahkan “Pikiran Bawah Sadar” kita ini mampu menggerakkan alam semesta beserta seluruh isinya untuk sama-sama mendukung “Pikiran Bawah Sadar” kita guna terwujudnya pada yang ada dalam “Pikiran Bawah Sadar” kita.
Kita sering mendengar bahwa kita harus selalu berpikiran positif agar hal positif terjadi dalam hidup kita, hindari berpikiran negatif karena hal negatif yang akan datang kepada kita, itulah peran dari “Pikiran Bawah Sadar” karena akan mendatangkan apapun yang kita minta atau pikirkan.
Ketika kita memimpikan sesuatu hal terjadi dalam hidup kita, ada baiknya kita bawakan dalam doa permohonan dan syukur kita secara terus menerus seakan-akan kita sudah menerimanya, sampai “Pikiran Bawah Sadar” dan “Pikiran Sadar” kita selaras, maka niscaya alam semesta akan turut mendukung impian kita tersebut, dan akhirnya impian kita terkabul.