Kisah 5 Jari
Hai sahabat yang beruntung… apa kabar? Sehat-sehat ya kawan… Kali ini kami akan menceritakan kisah mengenai “ Kisah 5 Jari ” selamat menikmati…
Di suatu hari yang cerah terjadi perdebatan yang seru antara: jari jempol, jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis, mereka berdebat tentang siapakah yang paling hebat di antara mereka.
Jari Jempol dengan bangganya berkata: “Heiii kalian semua, diantara kalian semua, saya lah jari yang paling hebat… apa artinya kalian tanpa saya, jika harus menggenggam sesuatu, maka saya lah yang paling dibutuhkan, jika harus menulis sesuatu, maka saya lah juga yang paling dibutuhkan, saya juga yang paling top diantara kalian semua, ha…ha…ha… saya lah yang paling hebat”
Ucapan Jari Jempol langsung dipotong oleh Jari Telunjuk: “bukan… saya lah yang paling hebat, tanpa saya kalian akan tersesat, saya lah sang penunjuk arah, saya lah yang paling hebat…”
Mendengar ucapan Jari Jempol dan Jari Telunjuk, Jari Tengah tidak mau kalah dan berkata: “saya lah yang paling kuat, saya jari yang paling tinggi besar dan kuat, tanpa saya, kalian semua akan lemah dan tidak berdaya, pekerjaan kalian pun akan terbengkalai, ha…ha… ha… saya lah yang paling hebat”.
Jari manis pun tidak mau kalah dan berkata: “ Heiii… tunggu dulu, apa artinya kita semua tanpa keindahan, nah.. saya lah yang paling indah, segala perhiasan dan cincin kawin diletakkan di saya, apa artinya kalian tanpa saya, kalian tidak akan indah tanpa saya, saya lah yang paling hebat…”
Kemudian keempat jari tersebut melihat ke arah Jari Kelingking, mendadak situasi menjadi senyap, dan mereka pun berkata dengan sombongnya: “hai Kelingking, kami berempat punya kelebihan masing-masing, apa kelebihan mu??? Kau paling kecil dan paling lemah, kehadiranmu tidak ada artinya, tanpa dirimu kami semua akan baik-baik saja, hahahahha… Kasian deh kamu yang tidak punya kelebihan apapun hahahah…”
Mendengar hal itu, Jari Kelingking hanya bisa terdiam, dan menyadari bahwa memang dirinyalah yang paling kecil diantara semua jari, dan memang tampaknya si Kelingking tidak mempunyai kelebihan apapun.
Suatu ketika saat ke lima jari melakukan aktivitas seperti biasanya, Jari Tengah tanpa sengaja menjatuhkan vas bunga kesayangan milik Raja. Hal itu membuat Raja sangat marah, dan akan memberikan hukuman yang sangat berat kepada si Jari Tengah, Jari Tengah sangat ketakutan dan meminta tolong kepada Jari Jempol, Jari Telunjuk, dan Jari Manis agar mereka bisa membantu Jari Tengah untuk berbicara dengan Raja, agar Jari Tengah bisa terbebaskan dari hukuman berat sang Raja. Namun baik Jari Jempol, Jari Telunjuk, maupun Jari Manis tidak ada yang bersedia menolong Jari Tengah, karena mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan, dan mereka juga sangat takut kepada Raja.
Jari Kelingking ikut mendengarkan apa yang sedang dibicarakan oleh ke-empat saudaranya tersebut, dan akhirnya dengan segala kerendahan hatinya, si Jari Kelingking menghadap ke Raja untuk meminta maaf atas nama saudaranya Jari Tengah, dan berdamai dengan Raja atas ketidak-sengajaan yang di lakukan oleh Jari Tengah.
Raja melihat ketulusan hati Jari Kelingking, Raja menaruh belas kasih kepadanya, dan memaafkan si Jari Tengah, dan Jari Tengah pun akhirnya terbebas dari hukuman berat Sang Raja.
Jari Tengah sangat terharu terhadap kerendahan hati Jari Kelingking, berkat keberanian, dan ketulusan hatinya, Jari Tengah terbebas dari hukuman Raja, dan sampai saat ini, Jari Kelingking dikenal sebagai sang pembawa damai dan pemersatu bagi keempat saudaranya.
Sahabat UntungDiCoverDotCom, kondisi kita: latar belakang, kondisi fisik, keadaan ekonomi, kondisi lingkungan dan lain sebagainya terkadang membuat diri kita kecil, minder, dan tidak berguna. Saat hal itu terjadi tetaplah berdoa dan teruslah berkarya, percayalah apapun kondisi serta keadaan yang kita alami, TUHAN menciptakan kita dengan rencana besar.