Pelajaran Hidup – Test Kedewasaan
Hai para sahabat UntungDiCoverDotCom dimanapun anda berada, saat ini kami ingin menceritakan sebuah cerita yang penuh makna yang mengispirasi kami dalam menjalankan bisnis dan kehidupan kami. Selamat menyimak ya kawan…
Di suatu pedalaman Amazon, ada sebuah suku yang mempunyai kebiasaan unik, yaitu: Test Kedewasaan. Test ini bermaksud untuk menguji apakah seorang anak yang genap berusia 17 tahun layak disebut orang dewasa atau tidak, jadi ketika seorang anak berulang tahun ke 17, maka anak tersebut harus menjalani Test Kedewasaan dengan bermalam sendirian di hutan rawan yang terkenal dengan banyaknya binatang buas, hanya dengan bermodalkan pakaian yang melekat di badan serta sebuah pisau yang tajam.
Suatu ketika ada seorang anak yang genap 17 tahun, maka ia harus melewati Test Kedewasaan, agar ia layak disebut sebagai orang dewasa. Ia pun bersiap-siap untuk Test Kedewasaan, terutama kesiapan di mental.
Setelah bersiap diri dan berpisah dengan keluarganya, maka berangkatlah anak tersebut ke hutan rawan, diiringi oleh semangat dari Kepala Suku dan seluruh warga suku.
Akhirnya sampailah anak tersebut di hutan rawan untuk memulai Test Kedewasan. Sang anak mulai mencari lokasi istirahat yang nyaman, menata tempat peristirahatan, memetik beberapa buah untuk dimakan dan membuat api unggun untuk menghangatkan diri.
Hari pun mulai malam, dan kondisi semakin malam semakin mencekam, semakin malam semakin terdengar suara lolongang srigala, suara burung hantu dan derik ular. Semakin malam anak tersebut semakin ketakutan, dan berharap semua baik-baik saja, maka anak tersebut mulai berdoa dan bernyanyi untuk menghilangkan rasa takutnya, makin malam doa dan nyanyiannya semakin kencang, sampai akhirnya anak tersebut tertidur karena capai.
Hari pun mulai pagi, sinar matahari mulai masuk melalui sela-sela pepohonan, dan anak tersebut mulai terbangun dari tidurnya. Begitu terbangun ia mulai memeriksa seluruh tubuhnya, apakah ada luka di tubuhnya? Apakah anggota tubuhnya lengkap? Dan ternyata semua baik-baik saja, tidak kekurangan suatu apapun. Maka dipenuhilah hatinya dengan sukacita, dan anak tersebut lompat sangat tinggi sambil berteriak “Aku lulus Test Kedewasaan!!! Sekarang aku orang dewasa”.
Setelah selesai dengan sukacitanya, sang anak baru sadar, ternyata ada yang aneh dengan daerah disekitar lokasi tidurnya, ia melihat banyak binatang buas yang mati terkena panah, ada srigala mati terkena panah, ada harimau mati terkena panah, bahkan ada ular mati terkena panah, ia heran apa yang sebenarnya terjadi. Tak lama sang anak pun menolah kebelakang, dan ia heran bercampur senang, karena ternyata ia melihat sang ayah lengkap dengan senjata panahnya berjaga semalaman agar sang anak terhindar dari marabahaya.
Sang anak segera berlari ke ayahnya, memeluknya erat dan mengucapkan terima kasih dengan air mata berlinang di pipinya.
Sering kita merasa kwatir dan takut menghadapi hidup ini, apalagi ketika masalah berat ada di hadapan kita, rasanya seperti kita sendirian berada ditengah hutan yang gelap dengan rawan, serta berharap semua kan baik-baik saja. Saat hal tersebut terjadi, percayalah bahwa Tuhan selalu menjaga kita dari marabahaya bagai Sang Ayah yang selalu menjaga anaknya, dan percayalah bahwa semua akan baik-baik saja…
Salam sukses dan sehat selalu,
Team UntungDiCover.com